TANGERANG SELATAN – Riuh tepuk tangan, kilau karya seni, dan derai air mata haru menyatu membungkus sebuah momen bersejarah. UPTD SMP Negeri 1 Kota Tangerang Selatan sukses menggelar rangkaian Kegiatan Kokurikuler Kelas 9 yang mengusung tema puitis dan penuh makna: “Menutup Lembar Cerita dengan Bangga, Membuka Gerbang Dunia dengan Karya.” Rangkaian kegiatan monumental ini telah dimulai sejak proses riset dan pembuatan karya pada tanggal 23, 24, 27, dan 29 April 2026, hingga mencapai puncaknya pada Festival Kokurikuler dan Prosesi Pelepasan yang digelar megah pada Rabu, 3 Juni 2026
Rangkaian kokurikuler ini bukanlah proses instan, melainkan buah dedikasi panjang murid kelas 9 yang meleburkan berbagai disiplin ilmu ke dalam tiga tahapan besar:
1. Dokumentasi BTS: The Journey Film
Sebuah memori yang diabadikan dalam bentuk digital. Tahapan ini merupakan buku tahunan digital berbentuk video yang merekam perjalanan estetis murid kelas 9 saat kerja kelompok, melakukan riset lapangan, hingga pameran karya, yang dirangkai manis dengan pesan dan kesan mendalam selama tiga tahun meniti ilmu.
2. Eco Art Installation: Memetri Bumi
Sebuah mahakarya yang memadukan kepedulian lingkungan dengan kecerdasan akademis. Melalui kolaborasi antarmata pelajaran, murid-murid berhasil melahirkan karya yang luar biasa:
- Sains & Ekologi (IPA): Miniatur ekosistem yang menggambarkan rantai makanan dan siklus air secara presisi.
- Geometri & Statistika (Matematika) serta IPS: Pembuatan Polyhedron Art (seni bangun ruang) memanfaatkan kardus dan stik es krim yang dibentuk menjadi replika bangunan tradisional ikonik Indonesia seperti Jam Gadang, Monas, Tugu Yogyakarta, dan Tugu Banten. Karya ini semakin canggih karena dilengkapi narasi budaya dan katalog digital berbasis QR Code.
- Prakarya: Pembuatan instalasi utama galeri yang dipajang indah menjadi latar estetis sepanjang festival.
Rabu, 3 Juni 2026 menjadi hari yang tak akan pernah dilupakan. Acara dimulai dengan megah oleh 4 MC Luar biasa yaitu Ibu Dwi Widayanti, S.Psi., Ibu Ade Sri Kusnani, S.Pd., Bapak Susanto, S.Pd., Bapak Khoirul Anam, S.Pd. dalam versi bilingual. Murid kelas 9, melalui Parade Kelas memasuki area utama sambil menyuarakan yel-yel khas yang penuh semangat dan kreativitas dari masing-masing kelas. Semangat tersebut disambut hangat oleh Kirab Kepala Sekolah yang didampingi oleh para Wali Kelas 9 serta Bapak/Ibu Guru, berjalan beriringan melewati lorong pameran karya yang dipenuhi instalasi estetis.






Suasana khidmat mulai merayap saat acara dibuka oleh MC dan dilanjutkan lantunan suci ayat Al-Qur’an (QS. Al-Mujaadalah: 11 dan QS. Al-Alaq: 1-5) yang dibacakan dengan sangat indah oleh ananda Sofi Lutfia Assabil (9.4) bersama Tubagus Daffa (9.6) sebagai pembaca saritilawah. Gema lagu kebangsaan Indonesia Raya kemudian membahana, dipimpin oleh dirigen ananda Naira Nissi Wohel (9.4).




Panggung festival kemudian dihangatkan oleh pesona budaya Nusantara:
- Tari Bajidor Kahot (Jawa Barat): Tarian kreasi baru yang memadukan keanggunan Jaipongan dan semangat Ketuk Tilu, dibawakan secara dinamis dan ceria oleh mojang-mojang cantik, ananda Khansa Rahma Faiza Sakhi (9.7) dan Nurizke Livionita Purwaningrum (9.6).
- Persembahan lagu penuh rindu “Surat Cinta untuk Guru” dinyanyikan syahdu oleh ananda Lenita Raihanah (7.1), dirangkai dengan pembacaan puisi yang menggetarkan jiwa oleh Ananda Putri Rahayu (9.6) sebagai ungkapan terima kasih tak terhingga atas bimbingan para guru.


Momen yang dinantikan tiba saat Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Bapak Joko Purnomo, S.Si, bersama seluruh Wali Kelas 9.1 hingga 9.9 membacakan Surat Keputusan Kelulusan. Penyerahan Surat Keterangan Lulus (SKL) secara simbolis diserahkan langsung oleh Kepala Sekolah didampingi Wakasek Kurikulum kepada perwakilan murid, ananda Dinda Andari Syakira (9.4) dan Muhammad Rafqi Maulana (9.2).

Apresiasi tinggi juga diberikan kepada mutiara-mutiara berprestasi sekolah:
- Peringkat Paralel Terbaik 1–10 (Akademik): Berdasarkan nilai rapor semester 1-6, diumumkan oleh Bapak Tri Budi Santoso, S.Pd (Wakasek Kurikulum), dan sertifikat diserahkan oleh Kepala Sekolah didampingi Wakil Kepala Sekolah Bidang PSDM.
- Prestasi Non-Akademik: Diumumkan oleh Bapak Asadul Ilmi, S.Sos (Pembina OSIS) sebagai bentuk kebanggaan atas bakat-bakat luar biasa murid di luar kelas.




Sebelum puncak peresmian, pandangan mata hadirin kembali dimanjakan oleh pesona tarian tradisional Nusantara yang dibawakan dengan begitu anggun dan memukau:
- Tari Kembang Molek (Betawi): Sebuah tarian khas Betawi yang memancarkan keanggunan, kelembutan, dan keramahan remaja Betawi yang ceria. Tarian elok ini dibawakan dengan sangat apik oleh gabungan siswi lintas generasi, yaitu ananda Nesya Natasha (Kelas 7.1), ananda Naura Anindya Zahra (Kelas 8.8), dan ananda Zaira Natharine Iswanto (Kelas 8.6).
- Tari Nandak Ajer (Betawi): Panggung festival semakin semarak saat beralih ke persembahan tari Betawi berikutnya. Menggambarkan keceriaan, pesona, serta karakter remaja putri Betawi yang anggun namun tetap tegas dan bersemangat, tarian ini dibawakan secara solo dengan penuh percaya diri oleh kesayangan kita, ananda Fanesha Dwi Angraini (Kelas 9.6).
- Tari Ratoh Jaroe (Aceh): Sebagai pelengkap harmoni, pesona Serambi Mekah hadir melalui Tari Ratoh Jaroe yang menampilkan kekompakan, ritme gerak tubuh yang serempak, serta nilai religiusitas yang luar biasa dari masyarakat Aceh.




Acara kokurikuler ini kemudian resmi dibuka secara simbolis melalui prosesi pengguntingan pita oleh Kepala UPTD SMPN 1 Kota Tangerang Selatan, Bapak Alwi Sujatna, M.Pd. Pada kesempatan ini pula, dilakukan penyerahan penghargaan kepada peserta Pameran Kokurikuler Terbaik 2026 oleh Ketua Kokurikuler, Ibu Yuni Cintia Latuconsina, S.Pd, dan Ibu Kastia Ratnasari, S.Pd.


Suasana berubah menjadi sangat emosional saat para Dewan Guru naik ke atas panggung memberikan kejutan. Sebuah simfoni indah lewat lagu “Simfoni yang Indah” dan “Puisi”, serta pembacaan puisi hangat oleh Ibu Yuni Cintia Latuconsina sukses membuat air mata haru menetes di pipi para murid dan guru.
Memasuki prosesi inti Pelepasan Murid Kelas IX Angkatan ke-64 Tahun Ajaran 2025/2026, suasana mendadak senyap. Janji Alumni dikumandangkan dengan tegas oleh ananda Muhammad Azzam Abdullah (9.5) dan Fahira Syani Qitarah (9.6), diikuti oleh seluruh peserta dengan posisi berdiri.
Tangis bahagia pecah berderai saat lagu “Ingatlah Hari Ini” berkumandang. Di akhir lagu, Bapak Kepala Sekolah memimpin hitung mundur. Pada hitungan ketiga… Wush! Seluruh murid serentak melemparkan bunga ke udara, mewarnai langit dengan harapan dan cita-cita mereka. Acara kemudian ditutup dengan doa khusyuk yang dipimpin oleh Bapak Ustadz Burdan Hadi, S.Si.
Rangkaian acara kegiatan yang begitu indah ini berkat tangan dingin seorang guru yang luar biasa, bekerja dibalik layar tanpa pernah namanya ingin disebutkan secara publik. Merangkai acara dari satu acara ke cara lainnya dengan begitu harmoni beliau adalah Bapak Rachmat, S.E. Terima kasih atas dedikasi dan pengorbanan luar biasa untuk kegiatan ini.
“Kepada anak-anakku, Alumni Angkatan ke-64 UPTD SMP Negeri 1 Kota Tangerang Selatan… Hari ini, lembar cerita kebersamaan kita di sekolah ini resmi ditutup dengan rasa bangga yang membubung tinggi. Namun ketahuilah, ini bukanlah akhir, melainkan sebuah awal. Gerbang dunia yang luas telah terbuka lebar di hadapan kalian, menanti sentuhan karya-karya hebatmu selanjutnya.
Pergilah dengan senyuman, bawalah sejuta kenangan, dan jagalah nama baik almamatermu di mana pun kakimu berpijak. Kami panjatkan doa terbaik ke langit tertinggi: Semoga Allah SWT senantiasa melindungi setiap jengkal langkahmu, memudahkan jalannmu menuntut ilmu di tingkat yang lebih tinggi, dan membentukmu menjadi generasi yang berakhlak mulia, cerdas, serta pembawa kebanggaan bagi orang tua, bangsa, dan negara. Selamat jalan pejuang, doa kami para gurumu akan selalu memelukmu dari kejauhan.”
Penulis : Ida Damayanti,S.Pd.,M.Pd.
Dokumentasi : Muhammad Idez Al Zuhri (Anggota Sekbid 6 OSIS SMPN 1 Kota Tangsel)


Ida Damayanti, M. Pd. adalah denyut nadi kreativitas sekolah, wakil kepala sekolah bidang kesiswaan yang tak hanya mengatur, tetapi juga menyalakan semangat para murid dan guru. Dibalik setiap kegiatan kesiswaan, ada sentuhan tangan dingin beliau – merajut ide, mengarahkan langkah dan memastikan setiap karya murid menemukan panggungnya.. BRAVO IDA..
terima kasih pak Rachmat, ini semua karya bersama sebagai sebuah hasil karya tim. Bapak/Ibu guru SMPN 1 Kota Tangsel adalah guru guru hebat yang siap berkolaborasi, adaptif dan siap lari bersama demi kemajuan sekolah tercinta