Tangerang Selatan, Kamis, 1 Oktober 2026 menjadi hari yang istimewa bagi keluarga besar SMP Negeri 1 Kota Tangerang Selatan. Sejak pukul 07.00 WIB, halaman sekolah mulai dipenuhi semangat dan antusiasme murid. Bukan sekadar kegiatan rutin, pagi itu panggung sekolah kembali menjadi ruang bagi murid untuk menunjukkan bahwa literasi bukan hanya tentang membaca dan menulis, tetapi juga tentang berani berkarya, berekspresi, berkolaborasi, dan menginspirasi.

Kegiatan Unjuk Karya Literasi Bulan September berlangsung pukul 07.00–09.00 WIB dan diikuti oleh murid dari kelas 7.1, 7.2, 8.1, 8.2, 9.1, dan 9.2. Setelah rangkaian unjuk karya selesai, kegiatan dilanjutkan dengan pembagian nilai PUH kepada orang tua.

Jauh sebelum acara dimulai, tim OSIS telah hadir dan bekerja mempersiapkan berbagai sarana dan prasarana. Terpal digelar, panggung dirapikan, dan berbagai kebutuhan pertunjukan dipersiapkan agar setiap penampilan dapat berlangsung dengan baik. Kesibukan mereka menjadi bukti bahwa sebuah pertunjukan yang terlihat indah di atas panggung selalu memiliki cerita kerja keras di baliknya. Acara dipandu oleh dua MC dari tim OSIS, Elvareta Tsabita Sigit dari kelas 8.6 dan Nayla Nahda Oktaviani dari kelas 8.3.

Suasana kemudian menjadi khidmat ketika Muhammad Hanif Nursivi dan Asyifa Zahra, keduanya dari kelas 8.1, membacakan ayat suci Al-Qur’an. Muhammad Hanif membacakan Surah Al-Hujurat ayat 11–12, sementara Asyifa membacakan saritilawah. Rangkaian pembukaan dilanjutkan dengan sambutan dari tim literasi yang disampaikan oleh Ibu Yuni Cintia Latuconsina, S.Pd., kemudian ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Bapak Hendrik Lesmana, S.Pd.I. Setelah pembukaan, panggung mulai dipenuhi warna-warni kreativitas murid.

Penampilan pertama hadir dari kelas 7.1 melalui puisi berantai yang dibawakan oleh Arcy Ayuddya Putri, Annisa Sofi, dan Alisha Alifia Putri Prestiadi. Kemudian suasana berubah ketika kelas 8.1 mempersembahkan drama musikal “Melody di Balik Bangku Kelas”. Cerita yang dekat dengan kehidupan murid berhasil membawa penonton menikmati kisah yang dikemas melalui perpaduan drama dan musik. Panggung kembali berubah suasana melalui penampilan solo vocal Farah Rubina dari kelas 8.1 yang membawakan lagu Lihatlah Lebih Dekat.

Tak kalah menarik, kelas 7.2 hadir dengan drama musikal “Nostalgia Bersama”. Penampilan berikutnya membawa nuansa budaya melalui tari tradisional Lenggang Nyai yang dibawakan oleh Delisha Asyifa Nugraha dan Devia Linhady dari kelas 8.2. Kelas 9.1 kemudian tampil dengan drama musikal “Nyi Blorong”, disusul penampilan solo vocal Lenita dari kelas 8.2 yang membawakan lagu You’ll Be in My Heart. Namun, di tengah rangkaian acara, sebuah kejutan telah disiapkan.

Tanpa banyak yang mengetahui sebelumnya, panggung literasi menghadirkan sebuah momen istimewa: peluncuran buku kumpulan puisi karya murid SMP Negeri 1 Kota Tangerang Selatan. Buku tersebut merupakan hasil perjalanan kegiatan literasi selama bulan September. Pada minggu pertama, murid mendapatkan tantangan untuk menciptakan puisi berdasarkan tiga kata terpilih. Memasuki minggu kedua, tantangan berlanjut dengan membuat puisi akrostik menggunakan nama diri. Kemudian pada minggu ketiga, murid diajak menuangkan inspirasi dari gambar dan imajinasi menjadi sebuah karya puisi. Puisi-puisi yang lahir dari proses tersebut kemudian melalui tahap verifikasi dan pemilihan. Karya-karya terpilih akhirnya dihimpun menjadi sebuah buku kumpulan puisi. Yang membuat momen tersebut semakin istimewa, desain sampul buku merupakan karya Zhavira Ramdhani Putri dari kelas 9.1. Peluncuran buku ini menjadi pengingat bahwa karya sederhana yang lahir dari kebiasaan membaca, berpikir, dan menulis dapat berkembang menjadi sesuatu yang lebih besar, bahkan menjadi sebuah buku yang dapat dikenang.

Setelah kejutan peluncuran buku, penampilan kembali berlanjut. Kelas 9.2 menghadirkan drama musikal bertema persahabatan. Setelah itu, panggung kembali diisi suara merdu melalui duet vocal Azzahra Zaafarani Gunawan dan Asyfa Sabylla Al Fariha yang membawakan lagu Cinta. Kelas 9.2 kemudian kembali tampil dengan drama musikal bertema persahabatan di sekolah, sebelum akhirnya panggung ditutup dengan energi penuh melalui Modern Dance Anime kelas 7.1. Penampilan tersebut dibawakan oleh Alisha Alifia Putri Prestiadi, Fadel Aprilio, Almira Nurmaulida Husna, Jihan Talita Ulfa, dan Kaylla Meidyna.

Namun ternyata, kejutan belum benar-benar berakhir. Ketika penonton mengira acara telah selesai, muncul penampilan tak terduga dari sosok yang selama ini menjadi salah satu pendukung utama kegiatan sekolah. Bapak Syaiful, S.Pd., M.Pd., Kepala SMP Negeri 1 Kota Tangerang Selatan, tampil menyanyikan lagu “Bintang” dari Anima. Suasana pun berubah menjadi penuh kegembiraan. Penampilan tersebut menjadi penutup yang begitu berkesan, bukan hanya karena suara merdu yang terdengar, tetapi karena menjadi simbol dukungan dan semangat bagi murid untuk terus berani berkarya.

Unjuk Karya Literasi bulan September kali ini kembali membuktikan bahwa literasi dapat hadir dalam banyak bentuk.

Ia dapat menjadi puisi yang menyentuh hati.
Ia dapat menjadi drama yang menghidupkan cerita.
Ia dapat menjadi musik yang menyatukan perasaan.
Ia dapat menjadi tarian yang memperkenalkan budaya.
Dan ia dapat menjadi sebuah buku yang menyimpan jejak kreativitas anak-anak hebat.

Di balik semua karya tersebut, ada proses panjang yang tidak selalu terlihat. Ada murid yang berani mencoba, ada teman yang saling mendukung, ada tim OSIS yang bekerja sejak pagi menyiapkan panggung, ada tim literasi yang merancang kegiatan, ada Bapak/Ibu wali kelas yang terus mendampingi, serta ada Bapak/Ibu guru mata pelajaran yang memberikan ruang bagi kegiatan literasi sebelum pembelajaran pada jam pertama dimulai.

Untuk itu, terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh anak-anak hebat SMP Negeri 1 Kota Tangerang Selatan yang telah berani melahirkan karya. Terima kasih karena dari tiga kata terpilih, nama diri, gambar, imajinasi, dan pengalaman kalian, lahir puisi-puisi indah yang akhirnya dapat dibukukan menjadi sebuah kumpulan puisi karya murid.

Terima kasih pula kepada Bapak/Ibu wali kelas yang luar biasa dan Bapak/Ibu guru pengajar mata pelajaran yang senantiasa mendampingi serta memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan literasi sebelum pembelajaran dimulai. Dan juga kepada tim Kebersihan dan Keamanan Sekolah.

Apresiasi dan terima kasih juga disampaikan kepada Bapak Syaiful, S.Pd., M.Pd., atas semangat, dukungan, dan perhatian yang diberikan bagi keberlanjutan kegiatan Unjuk Karya Literasi di sekolah. Dukungan tersebut menjadi energi bagi murid dan seluruh tim untuk terus menghadirkan ruang-ruang kreativitas yang positif. Dan tentu saja, terima kasih untuk Tim OSIS dan Tim Literasi yang telah bekerja dengan penuh semangat. Dari tangan dan pikiran kalian, sebuah kegiatan dapat menjadi panggung yang mempertemukan ide, keberanian, kreativitas, dan kebersamaan.

Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kesehatan, kekuatan, keikhlasan, dan semangat kepada seluruh Tim OSIS dan Tim Literasi agar terus mampu menghadirkan kegiatan literasi yang kreatif, inspiratif, dan bermakna pada bulan-bulan berikutnya. Semoga setiap langkah, setiap ide, setiap persiapan, dan setiap karya yang dilakukan menjadi amal kebaikan serta memberikan manfaat bagi seluruh murid.

Dan semoga murid murid hebat SMP Negeri 1 Kota Tangerang Selatan tidak pernah berhenti membaca, menulis, berkarya, dan bermimpi. Karena bisa jadi, satu puisi yang kalian tulis hari ini bukan hanya menjadi sebuah tulisan, tetapi menjadi awal dari sebuah cerita besar di masa depan.

Teruslah membaca. Teruslah menulis. Teruslah berkarya. Karena dari sebuah kata, lahir cerita. Dari sebuah cerita, lahir karya. Dan dari sebuah karya, lahir inspirasi.

Sampai jumpa pada Unjuk Karya Literasi bulan berikutnya, dengan cerita, kejutan, dan karya-karya hebat lainnya.

Penulis : Ida damayanti, S.Pd., M.Pd.

Dokumentasi : Muhammad Idez Al Zuhri Angota Sekbid 6 OSIS SMP Negeri 1 Kota Tangerang Selatan

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *